7 Tokoh Kunci Nazi, Penentu Sejarah Jerman dan Penyebab Perang Dunia 2

7 Tokoh Kunci Nazi, penentu sejarah jerman dan penyebab perang dunia II


1.      Adolf Hitler (1889-1945)
Adolf hitler dan partai nazinya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hitler merupakan orang nomer 1 dalam partai nazi, karena hitlerlah yang memelopori berdirinya partai nazi yang sebelumnya bernama partai DAP ( Deutsche Arbeiterpatei ) atau partai buruh jerman.


2.      Hermann Goring (1893-1946)
Hermann Goring merupakan pemimpin militer nazi berpangkat paling tinggi,yakni reichmarchall. Dia adalah reichmarchall sekaligus pemimpin gestapo, polisi rahasia nazi. Goring juga dikenal sebagai pemimpin tertinggi partai nazi yang ikut melegitimasi “solusi terakhir atas masalah yahudi”,yaitu sebuah rencana pemusnahan masal kaum yahudi yang saat itu dicap sebagai pengacau dan pembangkrut ekonomi dunia. Dia juga dianggap sebagai salah satu pencetus penyerangan terhadap inggris dalam peristiwa yang dikenal sebagai pertempuran britania atau Battle of Britain.                        


3.      Paul Joseph Goebbels (1897-1945)
Joseph Goebbels adalah orang yang sangat menentukan dalam pengambil-alihan kekuasaan, terutama di reichstag (parlemen) ke tangan partai nazi. Dia adalah tokoh propaganda yang sangat jenius dan sangat membenci kaum yahudi. Dia juga yang membantu mengobarkan semangat para pejuang nazi ketika mental dan semangat mereka sudah jatuh. Disebabkan kefanatikannya terhadap nazi dan hitler, Goebbels ikut bunuh diri bersama keluarganya mengikuti langkah hitler dengan cara meminum racun dan meminta agar mayatnya dibakar.


4.      Walter Richard Rudolf Hess (1894-1987)
Walter Richard Rudolf Hess adalah terkemuka nazi, wakil Adolf Hitler dalam Nationalsozialistische Deutsche Arbeiteraparei (Partai Nazi). Menjelang perang melawan uni soviet, dia terbang ke skotlandia untuk mengadakan perundingan damai, tetapi ditangkap. Dia diadili di Nurmberg dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Dia menjadi tokoh yang dipuja-puja dikalangan neonazi. Kontrolversi menyangkut hess adalah adanya desas-desus bahwa dia merupakan salah satu kekasih hitler, terutama saat hitler dipenjara setelah melakukan kudeta.


5.      Otto Skorzeny (1908-1975)
Pada mulanya, Otto Skorzeny bukan tokoh yang terlalu menonjol. Namun, Skorzeny memiliki keunggulan, terutama keberanian dan kenekatannya dalam berperang. Nama Skorzeny terkenal ketika berhasil melakukan misi penyelamatan atau pembebasan mussolini. Skorzeny oleh hitler dijuluki sebagai “pria yang paling berbahaya di eropa”. Namanya menjadi momok, terutama oleh Eisenhower, ketika munculnya desas-desus bahwa dia sedang dalam misi untuk membunuh Eisenhower.


6.      Martin Borman (1900-?)
Di balik kebesaran partai nazi dan adolf hitler, terdapat satu orang yang dikenal pandai mengakomodasikan dan mengatur keduanya hingga menjadi satu kesatuan yang sangat dahsyat. Orang tersebut adalah Martin Bormann, sekretaris pribadi hitler. Dia mengatur semua hal, dari menyiapkan pidato; mengatur pertemuan; menyederhanakan administrasi; hingga terlibat langsung dalam prosesi pernikahan, pembuat surat wasiat, dan bunuh diri yang dilakukan adolf hitler. Salah satu kontrolversi yang terkenal mengenai Bormann adalah berita kematiannya.


7.      Heinrich Luitpold Himmler (1900-1945)
Heinrich Luitpold Himmler adalah pemimpin SS yang juga mengontrol Gestapo dan sebagai “ketua pelaksana” Holocaust. Himmler adalah pemrakarsa kamp konsentrasi dan regu kematian Einsatzgruppendeath. Heinrich Himmler mungkin adalah petinggi nazi yang paling brutal dan kejam. Sebagai pemrakarsa kamp konsentrasi Einsatzgruppendeath squards, dia diperkirakan telah menjagal 6-11 juta kaum minoritas dengan cara-cara yang sangat sadis. Meraka yang dijagal adalah orang yahudi, slavia, kristen, gipsi, homoseksual, komunis, liberal, freemason, saksi yehovah, bangsa kulit hitam dan orang dari banyak bangsa lainnya.    


Sumber

Ballack, Luger.2007. 7 Tokoh Kunci Nazi.jakarta:visimedia. 

0 Response to "7 Tokoh Kunci Nazi, Penentu Sejarah Jerman dan Penyebab Perang Dunia 2"

Post a Comment